Kapitalisme

Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, tapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untung kepentingan-kepentingan pribadi. Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masaperkembangan perbankan komersial eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang  modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin dahulu, baru buruh sebagai operator mesin dan juga untuk mendapatkan nilai lebih dari bahan baku tersebut.

  1. 1.        Prinsip Prinsip Kapitalisme
  2. Mencari keuntungan dengan berbagai cara dan sarana
  3. Mendewakan hak milik pribadi dengan membuka jalan selebar-lebarnya
    1. Perfect Competition (Persaingan dan kompetisi pasar).
  4. Price system (System harga bebas)
  1. 2.        Ciri Ciri Kapitalis
  2. sebagian besar sarana produksi dan distribusi dimiliki oleh individu (individual ownership)
  3. barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas (free market) yang bersifat kompetitif
  4. modal kapitalis (baik uang maupun kekayan lain) diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan laba (Ebenstein dan Fogelman, 1987).
  1. 3.        Sisi Negatif Kapitalis
  2. Sitem buatan manusia.
  3. Egoistik
  4. Monopolostik.
  5. Terlalu berpihak kepada hak milik pribadi.
  6. Persaingan.
  7. Perampasan tenaga produktif.
  8. Pengangguran.
  9. Kehidupan yang penuh gejolak
  10. Penjajahan.
  11. Peperangan dan malapetaka.
  12. Didominasi hawa nafsu.
  13. Riba. Sistem kapitalisme tegak di atas landasan riba.
  14. Tidak bermoral.
  15. Kejam
  16. Boros
  17. Tidak berperikemanusiaan.

 

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s