Dampak negatif film horor

Tayangan Film horor bagi anak-anak jelas-jelas mempunyai pengaruh yang tidak selalu mengarah ke positif. Adegan tayangan yang penuh dengan aroma pembunuhan,pembantaian,eksekusi,deg-degan dan rasa takut,akan hantu-hantu yang mesterius, perasaan mistis, dan tekanan-tekanan mental lainnnya akan ikut mempengaruhi dan membentuk karakteriskstik serta kepribadian seorang anak.

                                   

Masa anak-anak adalah masa dimana kondisi kejiwaannya masih cendrung imitative dan sangat labil untuk terpengaruh bisikan-bisikan maupun intimidasi dari luar,kalau tidak percaya coba anda liat anak-anak yang menonton animasi,naruto misalnya,maka dia akan mengikuti gaya ataupun jurus dar. Setiapi Naruto,atau power rangers mungkin, maka mereka akan membayangkan diri mereka menjadi power rangers, itu karena mereka sangat mudah terpengaruh oleh sesuatu yang baru, tanpa banyak pertimbangan apakah itu baik atau buruk, akan selalau ingin ditiru. Apa yang dilihat yang dirasakan dari lingkungan sekitar akan turut membentuk pola perkembangan anak. Meski anak-anak dilahirkan dalam keadaan fitrah tapi lingkunganya kurang baik, maka potensi kefitrahanya akan tercoreng,lingkungan akan membentuk suatu karakteristik tersendiri dari seorang anak,Lingkungannya lah yang seakan menjadi pokok pedoman atau filosofi saat si anak membentuk kepribadiannya.

 

Film horor yang mempunyai banyak muatan mesterius akan banyak mempengaruhi kepribadian seorang anak. Anak-anak yang selalu dihadapkan dengan suatu hal yang mesterius akan membentuk karakter kepribadian yang penakut, minder dan tidak percaya diri. Dalam Film horor pasti ada sesuatu yang mesterius, baik itu dengan hantu dan aroma pembunuhan,eksekusi,dan gambaran-gambaran jeritan ketakutan. Adegan itu akan membuat seseorang, apalagi anak-anak akan merasa ketakutan.

 

Kesehariannya pasca menonton Film horor anak-anak biasanya akan selalau dilanda dengan kecemasan dan ketakutan.Mereka cenderung penakut untuk keluar ataupun berjalan sendiri karena gambaran mistis atau hantu yang mereka dapatkan dari film horor, tentu saja Ini buah dari tayangan Film horor. Mungkin orang dewasa tidak akan mengalami hal ini secara langsung mengingat mereka sudah biasa membedaan mana  hal yang termasuk  objektif atau yang sesungguhnya dan mana yang fiktif atau karangan belaka. Tapi anak-anak yang biasanya hanya bisa cepat meniru apa-apa yang dilihat, dirasakan dan dimasukan dalam kepribadiannya.Dan hal yang dilihat dan di rasakan itulah yang akan membentuk kepribadiaannya dalam beraktivitas sehari-hari

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s