Inovasi layanan pajak di masa akan datang

Apa yang anda pikirkan ketika anda akan membayar pajak untuk motor anda?
Antrian panjang? Ruangan pengap? Dan keramaian tentunya.
Mungkin sudah menjadi “budaya” di Jakarta atau mungkin di seluruh Indonesia jika
membayar pajak harus mengantri dan tentu akan memakan waktu yang lama.
Maka dari itu produk Tax ATM ini akan memudahkan anda, tidak perlu mengantri di
tempat perpanjangan STNK, tidak perlu menunggu waktu lama untuk membayar
pajak. Cukup pergi ke ATM, dan menunggu sebentar ditempat pembayaran STNK
maka urusan anda membayar STNK telah selesai.
Deskripsi Produk
Produk ini merupakan turunan produk dari tabungan ATM. Tetapi perbedaannya
adalah fasilitas ini memerlukan pemograman baru pada setiap ATM. Dan kerja sama
antara kepolisian yang berurusan dengan pajak kendaraan bermotor. Semua
informasi tentang penyetor dan jumlah setoran pajak akan terus berjalan antara
Bank dan instansi kepolisian tersebut.
Teknologi Pembuatan Produk
Teknologi pada fasilitas ini terletak pada pemograman mesin ATM. Option pada
mesin ATM yang selama ini bisa membayar segala kebutuhan rumah tangga
(contoh : listirk, telepon, internet, tv berkabel dll) mungkin bisa ditambahkan option
“bayar pajak kendaraan bermotor”.
Selain yang disebutkan diatas, tidak ada tambahan teknologi yang sangat berati.
Karena kebanyakan nasabah bank mungkin sudah memiliki ATM.
Sistem Penggunaan Produk
Penggunaan produk ini cukup simple. Anda hanya perlu ke ATM untuk membayar
besar pajak yang dibayarkan. Setelah selesai jangan lupa menyimpan struk
pembayaran yang sudah ada.Dengan begitu walaupun anda tidak sempat pergi ke
tempat perpanjangan STNK, data anda akan masuk sebagai orang yang sudah
membayar pajak tepat waktu.
Setelah membayar di ATM, anda bisa langsung mengambil STNk anda yang baru di
tempat pembayaran STNK terdekat. Tidak perlu mengantri untuk mengisi data diri,
cukup menyerahkan struk pembayaran dari ATM, tunggu pencetakkan STNK selesai
(mungkin sekitar 5 menit), dan setelah itu selesai.
Keuntungan Bagi Bank
Bank pasti mencatat semua transaksi pembayaran pajak, maka itu setiap
pembayaran pajak lewat ATM akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,-.
Jurnal
D : Tabungan Tn. X Rp XXX
K : Giro kepolisian Rp XXX
K : Biaya Administrasi Rp XXX

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s